Warning: session_start(): Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home/simple/public_html/simplebiznet.info/wp-content/plugins/all-in-one-seo-pack/aioseop_class.php:1443) in /home/simple/public_html/include/global.php on line 1357

Warning: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/simple/public_html/simplebiznet.info/wp-content/plugins/all-in-one-seo-pack/aioseop_class.php:1443) in /home/simple/public_html/include/global.php on line 1357

Retno Widjiningrum say Thanks To Upline: Shendy Amanda

ENNO WIDJI

Amanda sudah pernah inbox via FB ke saya untuk mengajak join Oriflame di bulan September 2010, tetapi sewaktu saya diajak ketemuan kebetulan saya gak bisa karena lagi banyak kondangan. Akhirnya reschedule pekan depannya nih, trus gak tahunya Amanda gak kontak saya lagi. Daan… saya juga pikir, “Yaudahlah kayaknya si Manda lupa deh.”

 

Bulan Mei 2011 Amanda ngetag sebuah undangan BIG OOM di Balai Sarbini. Lalu saya lihat-lihatlah wall FBnya. Woww!! Ternyata dia sudah jadi Director, bok!! “Waaahh… sukses juga nih orang,” ucap saya dalam hati. Alhasil saya lah yang aktif inbox dia lagi. Saya sempat bilang kalau saya sedang bingung mau memilih jalan yang mana untuk mewujudkan impian saya. “I’m desperately wanna be a successful woman but I still don’t know which path that I have to choose.”

 

Kamis, 26 Mei 2011, akhirnya kami ketemuan di Starbucks Margocity. Dia hanyalah teman les biasa yang menurut saya agak jutek meskipun cantik sih. Hehee.. Dia bilang ke saya, “Oriflame bisa bantu lo untuk mewujudkan impian-impianlo.” Saya yang sedang carut-marut tidak ingin salah langkah lagi. Saya ingin menemukan ‘kendaraan yang tepat untuk mewujudkan impian-impian saya’. Saya berharap Oriflame adalah kendaraan tersebut yang Allah SWT kirimkan untuk saya.

 

Tetapi ada sedikit keraguan saya waktu itu, “Tapi gw kan gak bisa dandan, gak ngerti kosmetik, gak bisa jualan, gak pinter ngomong, uang pas-pasan, dan gak ngerti bisnis… bisa gak ya gw?”

Dia jawab, “Yaa kalau lo mau hiduplo gitu-gitu aja ya terserah ya. Oriflame itu peluang untuk mengubah hiduplo ke arah yang lebih baik. Trus mana lo tahu lo bisa atau enggak kalau lo gak coba dulu.”

Saya banyak bertanya padanya sampai akhirnya setelah 3 jam dia menjelaskan tentang Oriflame, saya pun dengan penuh kesadaran mengisi Consultant Application Form (CAF). Bismillaahirrahmaanirrahiim… Vini, vidi, vici!!! :)

 

Sebenarnya ada beberapa calon sponsor saya, tetapi saya memilih Amanda karena saya mau networkingsaya berkembang dan karena lokasi rumahnya yang tidak terlalu jauh dari rumah saya. :)

 

Amanda, saya sebut dia emak kandung saya di Oriflame. Dia itu benar-benar kebalikan saya deh secara karakter dan sifat. Dia itu super cerewet (ini kadang suka bete juga neh kalau giliran saya ngomong disela mulu *hadeeuhhh sabar sabar* :D), jalannya kayak atlet jalan cepat (kayaknya pake gigi 5 deh :p), narsis abiz, dan kalau ngomong jedar-jeder kayak petasan. hahahaa…. *peace yaaaww!!*

Banyak orang takut dekat-dekat dengannya (saya juga dulu :p) karena hanya melihat sisi luarnya saja yang cantik tapi jutek abiiizz. hahaaa…. :D

 

Tapi jujur, dia upline yang kalo diajak brainstorming nyambung banged. Trus kalau saya punya ide, dia tuh bisa ngerti gitu deh dengan ide-ide saya. hehehee…. :D

Ngakunya sih pertama kali dia bikin beauty demo gara-gara saya yang request. Daaann… saya dicemplungin jadi MC untuk pertama kali seumur hidup saya. Orang pendiam macam saya disuruh jadi MC!!!! OMG!!! Alhamdulillah yaa….sukses juga acara perdana beauty demo kita di Pempek Pak Raden Depok waktu itu. :)))

 

notes lengkap di:

https://www.facebook.com/notes/enno-widjiningrum/terima-kasih-uplineku-sayang-amanda-/10151516073758714

Karina Susilaningsih say Thanks To Upline: Puteri Miranti Ningrum

KARINA

 

Mengenal sosok Puteri adalah orang yang kuat, cerdas, pantang menyerah, konsisten dan keras.

Setiap punya kemauan selalu keukeuh berusaha mewujudkannya.

Konsisten terhadap apa yang dilakukan, termasuk belajar nari dari kecil sampai dengan sekarang sudah punya anak-suami, tetep aja nari.

Plus semenjak punya anak, Puteri menjalankan bisnis Oriflame yang bisa dijalankan secara online dari rumah.

Dia bilang nari dan bisnis Oriflame itu adalah  passion-nya, tanpa nari dan bisnis Oriflame hidup itu tak akan berarti, serasa ga lengkap, ibaratnya “separuh nafas”nya hilang gituuu (kayak lagu DEWA ya)

 

Nah, sekarang saya ga cerita tentang hobi nari Puteri ya, tetapi saya mau ceritain tentang bisnis yang dia jalani. Setelah menikah dan punya anak, Puteri memutuskan untuk resign dari kerjaan dan menjalani bisnis Oriflame, yang saya pikir pada awalnya pasti anget-anget tahi ayam (ups sorry), semangat di awal dan belakangannya pasti kendor. Lagi pula kurang apa juga suaminya, kerja di perusahaan Perancis, pindah-pindah negara setiap hampir 2 tahun skali dan pasti gaji gede, tp msh rempong buat berbisnis. Ketika saya tanya alasannya, begini jawabnya :

 

“Aku kan pengen suami pensiun dini di umur 40tahun, ga enak hidup terpisah dari suami, yang tugasnya pindah-pindah terus setiap 2 tahun sekali, kalau aku sama anakku ikut suami, bagaimana kami menyesuaikan diri, terutama pendidikan Marissa. Kayak sekarang jauh dari suami, ketemu cuma beberapa bulan sekali. Anakku ga bisa ketemu sama ayahnya tiap hari – sedih rasanya….

Trus … mana kita tahu Na umur orang, sekarang mungkin sehat, tapi kalo ada apa2 sama suami kita ……”

 

Jleb! yang terakhir itu sehati dengan saya.

Saya juga merasakan hal yang sama, jika ada apa2 dengan suamiku yang merupakan tulang punggung keluarga, bagaimana nasib anak2 ku ??   * hiks mata saya berair nulis ini.

 

notes lengkap di:

https://www.facebook.com/notes/karina-susilaningsih/kisah-upline-saya-puteri-miranti-ningrum/10151509604195625

 

Oryza Sativa say ThanksTo Upline: Oki Oktarina

ORYZA

 

Ketika keinginan kuat untuk menambah penghasilan itu muncul dengan menggebu-gebu di hati saya, mulailah untuk melirik bisnis cantik ini. Setelah konsultasi dengan suami dan disetujui untuk join di bisnis Oriflame ini, maka dimulailah pencarian bagaimana cara kerja bisnis ini, mencari sponsor yang oke, dan bagaimana bisa berkembang di bisnis Oriflame ini :)

 

Akhirnya mencloklah di webnya mbak Ghina Tresna dan langsung ngisi biodata. Ngga tau kenapa ya waktu itu kok pilihan langsung tertuju sama mbak Ghina…. ;) Ga lama kemudian, dihubungi sama mbak Ghina dan dikenalkan dengan mbak Oki Oktarina yang sama-sama ada di Bogor.

 

Selanjutnya Mbak Oki-lah yang mengenalkan dan mengajari step by stepnya. Mulai dari cara order, prospek, daftarin member, dll detil banget diajarin semua sama mbak oki :)

 

Saat pertama kali ketemuan dengan mbak Oki di Kampus IPB Darmaga, dikenalin juga dengan Mbak Widya. Sama mbak Wid, diajarin untuk ngga’ kecewa karena beauty demo yang mau diadain gagal karena ga ada yang mau dateng. Salut banget sama mbak Wid, masih muda punya 3 anak tapi masih bisa bagi waktu untuk jalanin Oriflame. Alhamdulillah waktu itu diajarin cara prospek dan langsung ada yang join :)

 

Sama mbak Oki, dikenalin juga dengan Mbak Septi, upline langsung saya. Super banget mbak septi ini…super lembut dan super sabar membimbing teman-teman di jaringan saya :) Beberapa bulan kemudian juga kenal dengan Mbak Dilla Satya dan Mbak Suhartatik Untoro.

 

notes lengkap di:

https://www.facebook.com/notes/oryza-sativa-daroini/dear-my-lovely-upline/522847264415561

Oki Oktarina say Thanks To Upline: Dilla Satya

OKI OKTARINA

 

Notes ini khusus dibuat untuk mengingat kembali jasa2 upline2ku di Oriflame selama 2 tahun ini.

Sehubungan dengan daya memori yang terbatas, pastinya banyak hal yang mungkin tidak tertulis disini, tapi sudah pasti membekas di hati :)

 

Ceritanya bermula di awal 2011…

 

14 Januari 2011, saya kembali lagi ke Jakarta, dan mulai menempati rumah mungil kami bertiga bersama Fadil yang saat itu baru berusia 4 bulan. Saat itu saya sedang menjalani masa cuti diluar tanggungan perusahaan.

Di masa2 itulah, kadang-kadang saya sangat merindukan aktivitas kesibukan di kantor, yang punya banyak things-to-do harian, mingguan, bulanan, punya masalah yang harus dipecahkan, dll.

Namun di sisi lain, saya yang baru saja mempunyai baby, rasanya sungkan sekali untuk meninggalkannya di rumah jika saya harus kembali bekerja.

Tercetuslah ide ingin melakukan sesuatu yang positif & menghasilkan dari rumah, alias bisnis online.

Beberapa website saya pelajari sebelum saya memulai bisnis online, hingga suatu saat saya sering sekali membaca status2 Dilla Satya di FB tentang Oriflame, padahal sesaat sebelumnya berinteraksi dengannya karena membeli Cloth Diapers :D

Dilla sebenernya bukan teman dekat, bukan teman sekolah, bukan saudara, tapi kenal Dilla melalui suatu situs pertemanan Plurk.com, momen bertemu baru 1 kali. Tapi jadi akrab karena sama2 senang online. Maklum Dilla tinggal di Pontianak waktu itu.

Thanks To Dilla,

Kalau bukan karena status2 Dilla tentang Oriflame, mungkin saat itu saya udah ikut bisnis lain, atau masih tetap bingung mau jalanin bisnis yg pas di hati.

Terima kasih atas bimbingannya sejak awal bergabung. Satu hal yang paling membekas diajarkan Dilla yaitu soal kemandirian. Dari awal Dilla gak pernah nyuapin semuanya, harus bisa sejak awal.

Terima kasih juga udah mengajarkan banyak hal, termasuk bagaimana menjadi ibu yang baik.

 

 

notes lengkap di:

https://www.facebook.com/notes/oki-oktarina/terima-kasih-upline-uplineku/10151467088587755

Novita Ariani say Thanks To Upline: Namira Agussetiawati

NOVITA ARIANI

Dari facebook semua bermula. Tanpa sengaja berkenalan dengan seorang ibu rumah tangga, yang super hebat. Bekerja dari rumah dapat gaji jutaan dari Oriflame, dari club tetangga. Kalau ada beberapa orang dari teamku menilai rumput tetangga lebih hijau, tidak denganku.

 

Tidak ada yang mengajak aku untuk jalani bisnis aku. Tidak ada yang prospek aku untuk jalani bisnis ini. Pun dengan adikku yang akhirnya aku pilih jadi upline ku, Namira Agussetiawati.

 

Dengan kesadaranku sendiri, untuk merubah hidupku aku masuki episode baru hidupku bersama Simplebiznet.

Dan kini, apakah aku menyesal telah memilih Simplebiznet ? T-I-D-A-K

 

Terima kasih buat uplineku tercinta bunda Namira.

Director kerenku mba Lieni Oktora Nara dan Heru Dianika.

 

notes lengkap di:

https://www.facebook.com/notes/novita-ariani/ketika-aku-memulai/2861208746469

Wita Rismayanti say Thanks To Upline: ILNAyuti Sari

WITA RISMAYANTI

Peluk dan Cium: Gemes Gemes Gemeesssss

Mau nulis apa ya? Bingung. Soalnya kalo inget bagaimana seorang ILNAYUTI SARI sangat support saya, rasanya pengen mewek melulu. Koq mewek? Laaah iyaah mewek. Mulai dari dimotivasi, dicerewetin, sampe berani curhat paling dalem, mak ilna tetep mau bimbing saya di bisnis Oriflame.

Bulan April 2012 tidak akan pernah lupa dari ingatan saya tatkata untuk pertama kalinya saya bertemu dengan mba ilna. Saya itu beneran takut ketemu mba ilna. BENERAN loh. Takut diomel2in karena pas ktemu beliau, saya belum apa2, masih banyak gak ngertinya deh tentang club Simplebiznet dan biznisnya. Pas ketemu, koq malah beda? Ngga galak, ngga gigit pula. Lebay. Ampuuuuunnnn mamaaak :D
Malah dikasih ilmu banyak di hari pertama itu.

Usai ketemu makin keder? Iya. Makin bingung? embeerrr…. Tapi saya ngga mau nyerah

Puteri Miranti say Thanks To Upline: Sotya Dewati

PUTERI MIRANTITahun 2003: kenalan dengan teman sekelas baru di kampus, namanya Sotya Dewati. Cewe cerdas yang gak pernah nunda bikin tugas.

 

Tahun 2004: setelah wisuda, hilang kontak.

 

Tahun 2005: diajak join Oriflame oleh Putri Hapsari, donlennya Sotya Dewati. Bingung gak tau bisnis Oriflame ini seperti apa, dan konsep punya bisnis sendiri belum tertancap di otak dan hati karena masih sibuk menjadi pegawai, jadi Oriflame-nya hilang dengan sendirinya.

 

Tahun 2008-2010: liat blog-blog Sotya yang keren…cerita tentang Oriflamenya. Saya? Belum berminat :(

 

Tahun 2010: liat blog Sotya, “lho…udah punya 24 juta per bulan dengan kerja dari rumah? Udah punya 2 anak pula diurus sendiri. Kok bisa?”

 

Saya langsung cari FB-nya Sotya dan kirim message di inbox:

“Hai Sotya, apa kabarnya? Eh gimana sih bisa sukses di Oriflame? Mau dong gw ikut training-nya aza, gpp deh gak jadi member, gw pengen ilmunya (bego minded – mana ada non-member Oriflame dapat ilmu sukses di Oriflame, hihihihi….)

 

Masuk deh di Oriflame di jaringan Sotya yang ke-2 kalinya di bulan Oktober 2010. Bedanya, kali ini Sotya saya ganggu terus dengan pertanyaan, “trus gimana lagi? Trus gw mesti klik mana nih? Trus gw mesti pelajari apa nih? Trus daftar nama gw bikin 80 nama gpp?”

Bolak-balik tuh ya e-mail dari saya masuk ke inbox Sotya. Saat itu saya masih di Bandung dengan suami lagi dinas di Saudi, dan anak saya Marissa masih 1 tahun.

 

Merasa bersalah ganggu terus, “Ti, sorry ya gw nanya melulu, cerewet banget.”

Sotya dengan sabar dan geli, menjawab, “Gpp..itu artinya elu jalani bisnisnya. Kalo gak nanya berarti gak praktek…”

 

Sebulan join Oriflame, Alhamdulillah Sotya bersama jejeran Directornya, ada mbak Shrie, mbak Ine, datang ke Bandung karna acara OOM Bandung. Pas mereka datang, saya sekalian buat Beauty Demo dan Presentasi di sanggar tari Bali Bengkel Tari Ayu Bulan Bandung, tempat dimana saya jadi penari, pengajar dan salah satu pengurusnya.Inilah Beauty Demo dan Presentasi pertama kali yang saya ikuti di Oriflame.

 

Hingga akhirnya Sotya dan team harus balik ke Jakarta, saya sempat bertanya, “Ti, gue gak kebayang kalo bisa mencapai posisi Manager…”

Sotya jawab sambil tertawa, “ah gue yakin loe bisa kok!”

 

Bulan demi bulan berlalu, tahun demi tahun, hingga akhirnya saya kembali pindah ke Jakarta bersama anak dan suami. Jatuh bangun, menangis dan tertawa bersama Sotya. Pernah kami diskusi alot kayak berantem di BBM, hahahahaa…tapi esoknya saya tetap datang menemui Sotya untuk  BPS dan tertawa-tawa.

Di dalam bisnis, tidak masalah kadang-kadang salah paham hingga berantem, tapi dengan begitu, Kami jadi saling mengenal karakter satu sama lain. Dan keyakinan saya tidak berubah sejak dahulu mengenal Sotya, dia pribadi yang mengajari saya berbisnis jujur, gak neko-neko dan selalu berpikiran jauh ke depan.

 

Mungkin bagi Sotya saya adalah downline terbandel yang pernah ada di jaringannya, hahaaahahhaaa….*maaf ya,mak….* tapi  saya pegang impian saya kuat-kuat di Oriflame, dan Sotya meyakini tekad saya sepenuhnya.

 

Kalo bagi orang lain, disentil Sotya itu langsung pada mundur lari langkah seribu, kalo bagi saya, disentil Sotya bikin saya makin lari maju langkah sejuta, waakkakakaa……dan saya yakin, Sotya menyadarinya.

Makanya kalo Sotya support saya, dia gak pernah pilih kalimat halus, tapi kalimat jujur seadanya, yang kalo orang lain dengar, langsung bertanya gini ke saya, “kamu gak tersinggung digituin?” trus saya jawab, “enggak..gw mah digituin makin maju. Sotya udah tau gw emang gini orangnya, disentil bukan mundur malah maju..” wakkakakakaa….

 

Keyakinan Sotya kalo saya bisa menjadi Manager, Alhamdulillah terjawab..meski saat itu pertama join saya gak terbayang jadi Manager, tapi Sotya selalu ingatkan, IMPIAN…IMPIAN dan IMPIAN. Apa yang saya cari di masa depan?

 

Dan ya persis seperti tulisan dari salah satu rekan downline saya, Karina di notes FB nya:

 

www.facebook.com/notes/karina-susilaningsih/kisah-upline-saya-puteri-miranti-ningrum/10151509604195625

 

segala sesuatu di dunia ini diatur oleh Allah SWT. Mulai dari lahir, rejeki, jodoh, hingga kematian semua diatur Allah SWT, kita manusia hanya bisa berikhtiar dan berdo’a.

 

Alhamdulillah suami sudah mencukupkan kebutuhan rumah tangga, tapi bila bisa bantu suami untuk pensiun dini di usia 40 tahun, kenapa enggak? Bismillah…Insya Allah di usia 40 tahun, suami saya gak perlu dinas kemana-mana meninggalkan saya dan anak, tapi kami bisa pensiun dini dengan memiliki bisnis yang sudah berkembang, Aamiin YRA…

 

Alhamdulillah kini saya menapaki level Senior Manager kualifikasi Director Insya Allah, Aamiin YRA… sedikit demi sedikit impian di Oriflame terwujud. Impian dimulai dari yang kecil-kecil dulu, bermimpi menapaki level 3%, 6%, dst hingga Manager, Senior Manager, Director, hingga President Director :)

notes lengkap di:

https://www.facebook.com/notes/puteri-miranti-ningrum/thanks-to-my-dearest-upline/10151444829556357

 

Eva ANdriyani say Thanks To Upline: Shendy Amanda

EVA ANDRIYANI

 

Saya mengenal Oriflame melalui teman twitter saya Rosa Puspasari. Karena twit2nya ttg Oriflame yg menggugah keiingintahuan saya, maka saya tertarik untuk tahu lebih jauh ttg bisnis ini. Kemudian kami mengatur pertemuan dan ya, saya memutuskan bergabung di Oriflame.Saya kemudian dititipkan dibawah shendy amanda oleh Rosa.Saat itu sama sekali belum kenal dengan shendy, kalau bukan karena Oriflame, bisa jadi sampai saat ini gak akan kenal..

 

Waktu bergulir.. Awalnya Rosa yg membimbing saya di bulan2 awal menjalankan bisnis ini, lalu kemudian shendy mengambil alih. Kira2 sejak level 9% saya sudah berkomunikasi intensif dengan dia & mulai mengenalnya lebih jauh sebagai upline saya

 

Shendy adalah orang yang sangat tegas. Bahkan sebagian orang menyebut dia galak. Tampangnya yang jutek melengkapi label itu :D *piss mak*

Tapi kini hal itu justru yang saya akui mampu membuatnya menjadi seorang leader yang diperhitungkan dan disegani oleh downline2nya.

Dan sikap tegasnya tdk lain adalah semata2 karena dia care dan semua dia lakukan untuk kepentingan si downline sendiri..

 

Seringkali saya & shendy bentrok. Dalam banyak hal dan banyak kasus.

Karena perbedaan karakter & seringkali salah penerimaan dalam komunikasi.

Saya yang termasuk orang yang perasa (cie..) Kadang merasa kurang nyaman dengan style shendy.

Love & hate relationship ini lah yg sering mewarnai hubungan kami sebagai upline-downline

 

Banyak pelajaran berharga yg saya petik sejak menjalankan Oriflame.

Leadership, seni membina jaringan, bagaimana menjalani people business, dll..

Dan harus saya akui, dibalik style tegas & galak nya shendy, saya banyak menemukan hal positif yg bisa saya petik dari nya berguna untuk saya dalam menjalankan bisnis ini.

Shendy adalah orang yg detil, rapi dalam administrasi & penuh dengan ide kreatif. Selalu saja ada jalan & solusi di kepalanya. Selalu saja ada terobosan baru yg dapat kami lakukan bersama demi kemajuan bisnis dan kemajuan downline2 kami.

 

Dan yang saya rasakan, shendy sudah banyak berubah dibanding dulu. Saya merasa dia banyak melakukan instropeksi & pelan2 merubah style nya yang bisa jadi tidak cocok bagi sebagian orang.

Dia berubah menjadi lebih baik.

Hal ini yang membuat saya berpikir bahwa, jika upline saya bisa berubah & memperbaiki dirinya menjadi lebih baik, maka saya pun harus berubah.

 

notes lengkap di:

https://www.facebook.com/notes/eva-jieva-andriyani/terimakasih-upline-ku-sayang/10151309922583785

Vidrie Meidiani say Thanks To Upline: Mahdanita Ilyasir

VIDRIEKata orang bulan February itu bulan penuh cinta, tapi buat saya semua bulan itu bulan yang penuh cinta. Cuma di bulan ini cukup Spesial buat saya soalnya di bulan ini saya mau bilang many thanks to my upline yang sudah “menjebloskan” saya ke dalam bisnis super keren ini.

 

Jadi inget nih awal join di ajakin temen yang sekarang malah gak aktif sama sekali. Join di bulan Agustus 2011 saya pingsan selama kurang lebih 4 bulan. Bulan January saya kembali terbangun dari pingsan yang lama ini, saat itu saya mencoba bangkit dari kesediahan saya setelah kepergian anak ke 3 saya. Masih inget deh betapa semangatnya saya mendengarkan penjelasan Mba Mahdanita Director sekaligus upline saya tentang cara kerja dan juga bonus bonus yang saya bakal dapetin di bisnis ini. Mulai gerak cepat dan rekrut sampai akhirnya saya bisa di level manager 15%.

 

Motivasi saya mulai bangkit saat datang di Group sharing. Mendengarkan sharing motivasi dari wanita luar bisa hebat Meuthia Rizki. Semangat juang yang di milikinya membuat saya berpikir “kalo dia bisa kenapa saya gak bisa”

 

Jatuh bangun saya alami,dari punya core team, di tinggalin core team. Hingga akhirnya saya nyungsep ke 9 %. hikssss pengen nangis rasanya kalo inget itu. Untunglah ketemu langsung dengan Mba Ilnayuti Sari  yang juga Founder Simplebiznet.Mulai belajar langsung dengan beliau yang gak pernah pelit sama ilmu dan mulai mepet terus hingga akhirnya sekarang saya bisa berada lagi di level manager 12%. Agak lama buat saya emang yang udah satu tahun jalanin tapi masih berada di level manager aja, padahal buat mba Ilnayuti sari ini cuma butuh watu 3 bulan buat Jadi Senior Manager!!!!!

 

The road to success is always under construction so I keep on building it. I won’t stop!

 

notes lengkap di:

https://www.facebook.com/notes/zuchra-avivy/notes-fb-thanks-to-upline/10200149732419036

 

Zuchra Avivy say Thanks To Upline: Novi Mardiana

ZUCHRA

Sebenernya kalo mau dibilang say thank you ke Upline Nggak usah pake nunggu bulan February kali yaa….

Soalnya, Upline saya, Novi Mardiana tuuu baikkkkk banget.  Novi tuuu temen les Inggris dulu di Oxford Course Indonesia, Bendhil :D :D Nggak nyangka akhirnya bisa ketemuan lagi dan bahkan malah bisa jadi partner di Oriflame :D

Awalnya ikutan Oriflame gara-2 tiba-2 Novi Inbox saya, ngobrol dan akhirnya nawarin bisnisnya Oriflame.

Truzzz… abis ikutan, lolos semua Welcome Program bahkan BC (Business Class), selesai, truzzz udah dehhh… diemmm.

 

Nggak ngapa-2in lagi…rekrut siy rekrut tapi ya udah dibiarin aja gitu. Padahal sama Novi sempet diketemuin sama salah satu ASM di Sudirman. Bisa sampe’ di level ini juga karena dibantuin banget sama Novi. Bonus tiap bulan pada saat itu, nggak diambil-2, secara masih cukup gaji kantor, jadi masih blagu tuuuu… :D :D… biarin aja nunggu diakumulasi, biar lumayan berasa’ :D

 

Mulai melek ngerjain Oriflame, gara-2 hampir dibalap sama Donlen…. hahahahaha….dan baru sadar oohhh ternyata Oriflame emang menganut sistem Fairness yaaa,,, yang kerja berarti ya yang dapet bonus. Bukan yang kerja Donlen, kita tinggal ongkang-2 kaki. Kalo di MLM lain mungkin yaaa begitu, tapi kalo di Oriflame beda banget dan itu membuat kita terpacu. Nah,,, mulai deh dari situ mulai mau ikutan Training hari Sabtu (secara biasanya saya dulu BCA-Banyak Cari Alesan…. hahahahhaaaha *pengen ketawa kalo inget*blushing*,,,).

 

Mulai mau ikutan yang namanya Beauty Class… duuhhh seumur-2 udah kerja’ juga dandannya Cuma pelembab, bedak tabur dan lipstick. Sekarng siyyy juga masih nggak beda jauh, tapi at least tiap hari saya selalu pake Eyeliner. Hihihihihihi… ternyata mata saya jadi bagus kalo pake eyeliner *norak* nggak sayu banget :D

 

Truzzzz… sekarang, sejak Oriflame-an, saya bisa dandan Full Make Up ke pesta. Pake Face Primer, Foundation, Eye Shadow, Lip Liner, Lipstick, Bedak Padat, Mascara…. buat saya, itu keren banget ;)

 

notes lengkap di:

https://www.facebook.com/notes/zuchra-avivy/notes-fb-thanks-to-upline/10200149732419036